Return to site

Pilihan yang Mengubahkan

Dalam kehidupan, kita akan selalu dihadapkan dengan pilihan-pilihan. Dari hal yang sepele, hingga hal yang punya dampak besar, semuanya adalah tentang bagaimana kita membuat pilihan. Dan, apa yang kita pilih sekarang, akan berdampak dan menentukan masa depan kita.

Kita memiliki kebebasan untuk memilih apa saja. Tapi tidak semua pilihan itu baik dan membangun.

Kata orang, "Kita boleh berbuat apa saja yang kita mau." Benar! Tetapi tidak semua yang kita mau itu berguna. "Kita boleh berbuat apa saja yang kita mau" --tetapi tidak semua yang kita mau itu membangun kehidupan kita. (1 Kor 10:23, BIS)

Banyak pilihan yang tersedia dalam kehidupan, tapi tidak semua pilihan bisa mengisi kekosongan hati kita. Karena itu kita perlu dengan sadar memilih dan mengejar hal yang esensial dalam kehidupan kita, yaitu kebenaran dan kasih karunia.

Kabar baiknya, kebenaran dan kasih karunia bukan lagi sesuatu yang sulit dipahami, karena kebenaran dan kasih karunia adalah pribadi yang nyata bernama Yesus Kristus. Saat kita mengenal dan percaya kepada Yesus, maka kebenaran dan kasih karunia menjadi bagian kita.

Dan pada saat itulah, kehidupan kita tidak akan sama lagi. Cara kita memandang dan menjalani hidup pun akan berubah. Bukan lagi berdasarkan apa yang kita inginkan, tapi berdasarkan apa yang Yesus inginkan yaitu hidup sepenuhnya untuk membawa kemuliaan bagi nama-Nya.

My life has changed (Hidupku telah diubahkan)

I’ll never be the same (Aku tidak lagi sama dengan dulu)

And I will lift You Higher (Aku akan lebih lagi meninggikan-Mu)

Lift You Higher (Lebih lagi meninggikan-Mu)

Jesus You are (Yesus, Engkaulah)

The anthem of my heart (Lagu yang hatiku naikkan)

And I will sing forever (Selamanya aku akan bernyanyi)

Sing forever (Selamanya aku bernyanyi)

Hidup kita tidak akan sama lagi, saat kita memilih Yesus sebagai “anthem” (lagu) dalam hidup kita.

Rasa syukur karena kehadiran Yesus dalam kehidupan kita, membawa kita pada sikap untuk mau terus meninggikan nama-Nya. Yesus adalah alasan kenapa kita bisa bersukacita, dan ini adalah pilihan terbaik yang bisa dilakukan oleh setiap manusia, dengan menjadikan DIA sebagai pusat kehidupan.

Dengan demikian, hidup yang tadinya berdasarkan apa kata orang berubah menjadi hidup yang berdasarkan apa kata Tuhan. Kehidupan yang tadinya mengandalkan diri sendiri berubah menjadi kehidupan yang sepenuhnya bersandar pada kekuatan dan kebaikanNya.

The Lord is my strength and my reason for singing. He saved me! (Psalm 118:14, ERV)

All Posts
×

Almost done…

We just sent you an email. Please click the link in the email to confirm your subscription!

OK